Masa pandemi belum juga mereda, apalagi berakhir. Kegiatan belajar di awal semester pun mulai dilaksanakan kembali secara online. Tahun ini, siswa-siswa baru Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Bandung menjalani masa orientasi secara virtual.
Pada masa orientasi ini, siswa-siswi Khoiru Ummah diperkenalkan dengan nilai-nilai inti Khoiru Ummah, yaitu AL BIAH KU. AL BIAH KU bisa bermakna اَلْبِيْئَة yang khas dimiliki oleh Sekolah Tahfizh Khoiru Ummah (KU). اَلْبِيْئَة dalam bahasa Arab berarti lingkungan atau ambien. Maka dalam hal ini, AL BIAH KU bermakna nilai-nilai inti dan utama yang mewarnai dan melingkupi aktivitas belajar di Sekolah Tahfizh Khoiru Ummah.
Selain itu, AL BIAH KU juga merupakan singkatan dari beberapa poin nilai kebaikan yang dibiasakan dan ditanamkan kepada murid-murid Sekolah Khoiru Ummah:
1. AL kependekan dari AL-Qur’an bacaan dan amalan-KU
2. B kependekan dari Bersih diri dan lingkungan-KU
3. I kependekan dari Ibadah sepanjang hari-KU
4. A kependekan dari Ahsan tutur kata dan perbuatan-KU
5. H kependekan dari Halalan Thoyyiban makanan dan minuman-KU

Mengenai poin pertama, sudah jelas bahwa Al Qur’an adalah petunjuk bagi setiap pemeluk agama Islam (muslim) yang harus dibaca, dimengerti dan diamalkan. Selain keutamaan mempelajari dan menghafal Al Qur’an yang telah dipaparkan pada artikel sebelumnya, amat banyak perintah Allah Subhanahu wa’ Ta’ala agar umat Islam senantiasa membaca Al-Qur’an sebagai pedoman terbaik. Antara lain tertulis pada Al-Qur’an Surat Shad (38): Ayat 29
كِتَٰبٌ أَنزَلْنَٰهُ إِلَيْكَ مُبَٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
Artinya: Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.
Sebagai sekolah tahfidz, sudah tentu Khoiru Ummah Bandung menempatkan pelajaran membaca dan menghafalkan Al-Qur’an sebagai pelajaran dan pedoman terbaik yang paling penting di antara pelajaran-pelajaran lainnya.
Oleh karenanya, sesi talaqqi menyetor hafalan, pelajaran tahsin dan tahfidz selalu menjadi kegiatan pertama yang dilakukan sebelum siswa mempelajari mata pelajaran umum lainnya.
Adapun poin kedua, Bersih Diri dan Lingkungan, Allah Subhanahu wa’ Ta’ala telah mengungkapkan keutamaan orang-orang yang menjaga kebersihan di dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah (2): ayat 222.
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
Artinya: Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri
Selain itu Rasulullah juga mengungkapkan pentingnya kebersihan dalam haditsnya:
“Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Mahamulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. At-Tirmizi)
Poin selanjutnya, Ibadah sepanjang hari, adalah poin yang mendasari pendidikan Islam, yakni mencetak hamba shaleh yang senantiasa beribadah dan mengabdi kepada Allah SWT. Sebagai mana tujuan dari penciptaan manusia sebagai mahluk terbaik yang diabadikan dalam Al-Qur’an Surat Adz Dzariyat ayat 56:
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya: Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
Adapun poin keempat, Ahsan tutur kata dan perbuatan, merupakan perwujudan dari cerminan akhlaq mulia dari seorang muslim, sekaligus pelaksanaan dari sabda Baginda Rasul:
“Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang Mukmin pada Hari Kiamat nanti selain akhlak mulia. Sesungguhnya Allah membenci orang yang berbuat keji dan berkata-kata keji.” (HR. At-Tirmidzi)
Poin terakhir, Halalan Thoyyiban makanan dan minumanku, adalah ikhtiar kita sebagai seorang hamba, untuk melaksanakan perintah-Nya yang tercantum dalam di beberapa surat Al-Qur’an, antara lain Surat Baqarah ayat 168.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
“Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan jangan kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”
Nilai-nilai kebaikan yang diajarkan sebagai unsur-unsur AL BIAH KU di atas, diharapkan menjadi spirit yang tertanam kuat sehingga menjadi karakter dan sikap seluruh siswa sekolah Islam Khoiru Ummah Bandung.
Semoga menjadikan ananda semua menjadi para pemimpin dari generasi Islam terbaik yang akan memimpin peradaban dunia di masa yang akan datang. Aamiin yaa Robbal ‘Aalamiin.
Video kegiatan Orientasi Virtual Sekolah Tahfidz Plus Khoiru Ummah Bandung:
# ALBIAHKU
# halal thoyib
# Khoiru Ummah Bandung
# Sekolah Tahfizh Terbaik
# Sekolah Tahfizh Bandung
# Sekolah Tahfizh Unggulan
# Sekolah Islam Terbaik
# Tahfizh Quran Bandung
# Sekolah Tahfizh Plus
# Sekolah Islam Bandung
# Sekolah Tahfizh Quran
# belajar online
# belajar dari rumah
# covid 19
# wabah corona
*Photo credit: macrovector – www.freepik.com

